Ketahui Makna dari Kalimat-Kalimat Putus Cinta Ini!

Ilustrasi: Putus Cinta
Ilustrasi: Putus Cinta

Saat seseorang hendak memutuskan hubungan, seringkali mereka memikirkan kalimat putus cinta terbaik yang akan diungkapkan pada pasangannya.

 Sebagian mungkin memilih menyatakan apa adanya dan blak-blakan, tapi ada juga tipe orang yang memikirkan kalimat putus cinta terbaik agar pasangannya tak tersakiti.
Sebenarnya, kalimat putus cinta seperti apapun hasilnya tetap akan menyakitkan bila pasangan masih mencintai Sobat. Sebaliknya, bila Sobat di posisi yang diputuskan, apapun alasan putus yang dikatakan pasangan tak akan terlalu berpengaruh, bukan?
Namun, bila dilihat dari kalimat-kalimat putus terpopuler, rata-rata ada makna rahasia di baliknya. Kebanyakan orang memang “memperhalus” kata-kata saat ia hendak minta putus dengan pasangannya.

Ketahui Makna dari Kalimat-Kalimat Putus Cinta Ini

Nah, apa saja kalimat putus cinta terpopuler dan apa makna rahasia di baliknya? Mari simak sampai tuntas artikel ini. Siapa tahu, salah satunya pernah Sobat terima atau justru Sobat ucapkan.
1. “Kamu tidak salah. Masalahnya bukan di kamu, tapi di aku…”
Ini adalah kalimat putus cinta paling populer alias paling umum digunakan. Rahasia di balik menggunakan kalimat putus cinta ini adalah bahwa Sobat tak lagi menyukai atau cocok dengan kepribadian pasangan, tapi Sobat tak cukup tega untuk mengatakan apa adanya.
Saat kalimat ini diucapkan, biasanya yang mengutarakan kalimat putus cinta seperti tak lagi menemukan ketertarikan terhadap pasangannya. Baik secara kepribadian, humor, maupun tujuan hidup.
2. “Kita terlalu beda…”
Ketika Sobat dan pasangan saling mencintai, segala sesuatu akan tampak sempurna. Namun, bila Sobat memilih untuk berpisah, kalimat seklise apapun bisa Sobat pilih demi mengakhiri semuanya.
Kalimat putus cinta ini memang tak masuk akal dan mengada-ada, tapi termasuk kalimat favorit alias banyak digunakan untuk mengakhiri hubungan.
3. “Sepertinya kita lebih baik menjadi teman.”
Saat seseorang mengucapkan kalimat putus cinta yang demikian, sebenarnya ia sedang bertanya-tanya apakah ia bahagia atau tidak dalam hubungan yang dijalani.
Bisa jadi, kalimat ini keluar dari mulut orang yang sedang merasa jenuh dan lelah memperbaiki hubungannya. Tapi di sisi lain, dia tetap membutuhkan pasangannya berada di dekat dia, meski sebagai teman.
4. “Kita harus mempertimbangkan orang lain yang lebih baik…”
Meskipun ini terdengar sebagai tamparan keras pada mantan kekasih, tapi ini adalah kalimat putus cinta yang terbilang jujur.
Bisa jadi, ini diucapkan oleh seseorang yang benar-benar merasa membutuhkan orang lain yang lebih baik. Sebaliknya, kalimat putus cinta ini juga bisa jadi muncul karena ia bosan disalahkan dan dituntut terus.
Pasalnya, saat pasangan terus menuntut maka orang tersebut akan merasa upayanya tak pernah cukup untuk membuat kekasihnya bahagia.
5. “Saya membutuhkan waktu sendiri.”
Sobat mungkin berpikir bahwa ini bukan kalimat putus cinta. Tapi alasan sebenarnya dari kalimat putus cinta ini adalah bahwa orang tersebut berharap Sobat tak ada di dekat dia untuk sementara waktu. Bahwa dia sedang menginginkan melakukan banyak hal, dan tak memerlukan andil Sobat di sana.
Kalimat ini menunjukkan bahwa tanpa kehadiran pasangan, ia akan menjadi sosok yang lebih baik. Setidaknya untuk saat itu.
Orang yang menggunakan kalimat putus cinta ini memang lebih besar peluangnya untuk memperbaiki hubungan dan bersama lagi. Dia hanya perlu waktu sendiri, tapi sebenarnya suatu hati masih ingin menemui Sobat. Bisa jadi, kalimat ini juga diutarakan saat ia ingin memikirkan dengan serius, apakah harus meneruskan hubungannya atau tidak.
6. “Kamu layak mendapatkan yang lebih baik.”
Ini adalah kalimat putus cinta paling umum dan sering digunakan. Dengan mengatakan ini, kita benar-benar ingin mereka menjauh, tapi dengan cara yang halus. Dengan sedikit merendahkan diri, orang yang memilih kalimat ini berharap tidak menyakiti perasaan pasangannya dan tidak dituduh mengkhianati hubungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *